Lapangan bola basket berbentuk persegi panjang dengan dua standar ukuran, yakni panjang 28,5 meter dan lebar 15 meter untuk standar National Basketball Association dan panjang 26 meter dan lebar 14 meter untuk standar Federasi Bola Basket Internasional. Tiga buah lingkaran yang terdapat di dalam lapangan basket memiliki panjang jari-jari yaitu 1,80 meter.
Panjang garis tengah lingkaran pada lapangan basket adalah 1,80 meter dengan ukuran lebar garis yaitu 0,05 meter. Panjang garis akhir lingkaran daerah serang yaitu 6 meter. Sedangkan panjang garis tembakan hukuman yaitu 3,60 meter.
Jarak lantai sampai ke papan pantul bagian bawah adalah 2,75 meter. Sementara jarak papan pantul bagian bawah sampai ke ring basket adalah 0,30 meter. Ring basket memiliki panjang yaitu 0,40 meter. Sedangkan jarak tiang penyangga sampai ke garis akhir adalah 1 meter.
Panjang papan pantul bagian luar adalah 1,80 meter sedangkan lebar papan pantul bagian luar adalah 1,20 meter. Dan panjang papan pantul bagian dalam adalah 0,59 meter sedangkan lebar papan pantul bagian dalam adalah 0,45 meter.
Kamis, 20 Oktober 2016
15 Pemain Basket Pria Indonesia dengan Jumlah Follower Terbanyak
Pemain-pemain basket berikut tidak hanya memiliki kemampuan berlaga di lapangan yang oke, tetapi juga memiliki banyak penggemar di media sosial Twitter, Coba cek, pemain basket favoritmu sudah ada di daftar berikut apa belum?
Kristian Liem merupakan salah satu rookie di klub Aspac Jakarta. Pria kelahiran Madiun ini termasuk permain basket NBL tertinggi di Indonesia, yaitu mencapai 201 cm. Meskipun masih tergolong baru, ia merupakan salah satu pemain yang lolos masuk timnas Indonesia untuk Sea Games 2015.
14. Diftha Pratama
Id Twitter: @DifthaPratama
Followers: 2,053
source: https://twitter.com/DifthaPratama
Pemain asal Palembang ini merupakan Shooting Guard dari klub Garuda Bandung. Diftha juga tercatat beberapa kali menjadi penyelamat Garuda pada saat bertanding dengan tembakan-tembakan jitunya.
Daniel Timothy Wenas menyukai basket dari kelas 3 SD lho! Daniel mulai bermain basket secara profesional sejak tahun 2010 di klub Pelita Jaya Jakarta. Namun sekarang Daniel berada di klub Garuda Kukar Bandung dengan posisi sebagai Small Forward.
Point Guard dari klub CLS Knight Surabaya ini merupakan salah satu pemain yang memiliki banyak fans dan sangat terasa sekali meriahnya dukungan para penggemarnya saat CLS Knight bermain di kandang sendiri, yaitu di Surabaya.
7. Vamiga Michel
Id Twitter: @vamigamichel
Followers: 8,769
source: http://pinsta.me/vamigamichel
Vamiga Michel atau yang sering dipanggil dengan Miga ini merupakan salah satu pemain NBL tertinggi. Dengan tinggi badannya yang mencapai 192 cm, Miga terkenal sebagai sang ahli dunk. No wonder‾
6. Galank Gunawan
Id Twitter: @GalankGunawan
Followers: 10,600
source: https://twitter.com/GalankGunawan
Galank Gunawan pertama kali turun dalam liga basket nasional pada tahun 2008 membela klub Satria Muda Britama Jakarta sampai pertengahan tahun 2013 dan kemudian pindah ke Garuda Kukar Bandung. Nomor punggung Galank, yaitu 66 ternyata terinspirasi dari inisial nama lengkapnya. GG = 66 :D
Pria yang sering dipanggil dengan Wijin ini cukup lama membela klub CLS Knights Surabaya hingga akhirnya pindah ke klub Stadium Jakarta pada pertengahan tahun 2014.
Pemain yang termasuk point guard terbaik di Indonesia ini merupakan pemain yang cukup ramai di lapangan. Faisal dikenal dengan tembakan 3 angka yang selalu konsisten dan playmaking ability yang selalu membuat para penggemarnya tercengang. Faisal yang memiliki banyak prestasi saat menjadi kapten Satria Muda Jakarta ini pindah ke klub Pelita Jaya Jakarta.
Meskipun usia Rony Gunawan tidak tergolong muda lagi sebagai olahragawan, performa Rony di lapangan maupun di luar lapangan tetap terjaga dengan baik. Center dengan tinggi 192 cm ini pertama kali tergabung di klub CLS Knights Surabaya hingga akhirnya pindah ke klub Satria Muda Jakarta pada tahun 2006.
Mario Wuysang atau yang akrab dipanggil dengan Roe ini sudah mulai mengasah kemampuan bermain basket sejak usia 12 tahun ketika ia bersekolah di Amerika. Saat kembali ke Indonesia ia sempat bergabung dengan timnas Indonesia dan beberapa klub di Jakarta hingga akhirnya sejak tahun 2013 Wuysang bergabung bersama CLS Knight Surabaya.
1. Kelly Purwanto
Id Twitter: @Kelly_Purwanto
Followers: 21,331
source: https://twitter.com/Kelly_Purwanto
Kelly! Pemuda kelahiran Jakarta 1983 ini tidak hanya dikenal karena skill bermain basketnya tetapi juga banyaknya jumlah tato yang ada di tubuhnya. Kelly pernah bermain untuk Garuda Bandung dan hinggi kini Kelly tetap bertahan sebagai Point Guard di klub Pelita Jaya Jakarta.
Liga Bola Basket Indonesia
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Liga Bola Basket Indonesia (nama resmi: Indonesian Basketball League , disingkat IBL) adalah liga bola baskettertinggi yang dikelola secara profesional di Indonesia yang diatur oleh Perbasi dan diikuti oleh 12 klub peserta dari seluruh Indonesia. Liga ini dimulai pada tahun 2003 dengan nama Indonesian Basketball League (IBL). Pada tahun 2010, Perbasi menunjuk (DBL) Indonesia untuk menangani kompetisi ini dan mengubah namanya menjadi National Basketball Indonesia (NBL Indonesia).[1]. Setelah berakhirnya kontrak Perbasi dengan PT Deteksi Basket Lintas (DBL) pada tahun 2015 dilanjutkan kesepakatan kontrak yang baru dengan Starting 5, nama kompetisi ini kembali menjadiIndonesian Basketball League dan menggunakan format pertandingan yang baru.[2]
Bola basket memiliki sejarah yang cukup panjang di Indonesia. Tercatat sejak tahun 1930-an, walau belum resmi menjadi sebuah negara yang merdeka, beberapa kota di Indonesia telah memiliki klub-klub lokalnya sendiri.
Walaupun belum memiliki induk olahraga nasional, pada saat penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional pertama yang diadakan di Solo pada tahun 1948, bola basket telah menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan dan mendapat sambutan cukup meriah baik dari segi peserta maupun penonton.
Tiga tahun setelah itu, pada tanggal 23 Oktober 1951, Persatuan Basketball Seluruh Indonesia lahir, dan kemudian berganti nama menjadi Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) pada tahun 1955. Mengikuti hasil keputusan Kongres ke VIII pada tahun 1981, Perbasi akhirnya menyelenggarakan sebuah kompetisi antar klub-klub basket di Indonesia yang merupakan kompetisi tertinggi yang diikuti oleh klub-klub besar yang berasal dari pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi.
3 April 1982 adalah tanggal bersejarah bagi dunia basket di Indonesia. Pada hari itu, pertandingan antara klub Rajawali Jakarta menghadapi Semangat Sinar Surya Yogyakarta menandai dimulainya Kompetisi Bola Basket Utama (Kobatama) yang pertama sekaligus langkah awal sejarah panjang kompetisi klub-klub papan atas di Indonesia. Indonesia Muda Jakarta mencatatkan diri sebagai klub pertama yang meraih gelar bergengsi Juara Kobatama.
Kobatama sebagai kompetisi bola basket amatir bergulir selama 20 tahun dan tetap berlangsung hingga berhenti pada 2010. Tahun 2003, kompetisi profesional Indonesian Basketball League (IBL) diselenggarakan dan diikuti oleh 10 tim papan atas di Indonesia.
Aspac Jakarta berhasil menjadi peraih gelar juara yang pertama pada 2013. Pada tahun 2004, Satria Muda muncul sebagai kekuatan baru menyingkirkan Aspac pada grand final dan tampil menjadi juara. Aspac kembali merebut gelar kampiun pada tahun 2005. Tahun-tahun selanjutnya (2006-2009) menjadi milik Satria Muda Jakarta.
Selain kompetisi reguler tahunan, IBL juga menggelar Turnamen IBL Cup pada setiap awal atau akhir musim kompetisi. Pada tahun 2009 lalu, Satria Muda Jakarta mengalahkan Pelita Jaya Jakarta di final yang diadakan di GOR C-Tra Arena Bandung. Pada tahun 2008, Garuda Bandung berhasil mencuri gelar juara Turnamen IBL Cup yang sebelumnya, pada tahun 2006 dan 2007 juga menjadi milik Satria Muda.
Sayang, perkembangan IBL tidak berjalan sesuai harapan. Setelah berkali-kali ganti promotor, liga itu terancam bubar di penghujung 2009. Seluruh perwakilan klub peserta pun meminta kepada PT DBL Indonesia untuk tampil sebagai pengelola. Sebelumnya, DBL Indonesia dianggap sukses mengelola Development Basketball League (DBL), liga basket pelajar terbesar di Indonesia, yang pada 2010 telah merambah 21 kota di Indonesia, diikuti sekitar 25.000 pemain dan ofisial.
Untuk mengembalikan lagi pamor liga profesional ini, re-branding tak terelakkan. Mulai 2010, IBL berubah nama menjadi National Basketball League (NBL) Indonesia. Sejumlah perubahan pun dilakukan, mencoba meningkatkan lagi jumlah pertandingan, mendekatkan lagi liga ini dengan penggemarnya. Dengan NBL, Indonesia pun punya harapan baru, semangat baru.
Permainan Bola basket merupakan salah satu olahraga permainan bola besar berkelompok yang terdiri atas dua tim yang beranggotakan masing-masing lima orang dan saling bertanding untuk mencetak poin dengan memasukkan bola ke dalam keranjang lawan dan mencegah terjadinya poin ke keranjang sendiri. Permainan bola basket sangat cocok untuk ditonton karena biasa dimainkan di ruangan olahraga tertutup serta hanya memerlukan lapangan yang relatif berukuran kecil. Di samping itu, permainan bola basket mudah dipelajari karena bentuk bolanya yang besar, sehingga tidak menyulitkan para pemain ketika memantulkan atau melempar bola basket tersebut saat bermain.
Permainan bola basket adalah salah satu olahraga yang paling digemari oleh penduduk Amerika Serikat dan penduduk di belahan bumi lainnya, di antaranya adalah sebagian penduduk yang berasal dari Amerika Selatan, Eropa Selatan, Lithuania, serta Indonesia juga tentunya.
Sejarah Perkembangan Bola Basket Di Indonesia danOrganisasinya
Permainan bola basket mempunyai sejarah yang cukup panjang di Indonesia, awalnya dimulai dengan masuknya gelombang perantau-perantau dari negara cina ke Indonesia pada tahun 1920-an. Para perantau cina membawa permainan bola basket yang sudah lebih dulu berkembang di negara cina. Mereka membentuk komunitas sendiri termasuk mendirikan sebuah sekolah yang bernama sekolah Tionghoa. Pada sekolah tersebut, permainan bola basket menjadi olahraga wajib yang harus dimainkan oleh setiap siswa yang belajar disana. Tidaklah mengherankan jika disetiap sekolah ada lapangan permainan bola basket serta tidak heran juga jika para pemain basket yang menonjol permainannya berasal dari sekolah-sekolah Tionghua tersebut.
Sejarah berkata sejak tahun 1930-an, walaupun belum resmi menjadi sebuah negara yang merdeka, beberapa kota di Indonesia sudah memiliki klub-klub bola basket lokal. Setelah proklamasi kemerdekaan, 17 Agustus 1945, olahraga permainan bola basket mulai dikenal luas dikota-kota yang menjadi basis perjuangan seperti Yogyakarta serta Solo. Walaupun belum memiliki induk olahraga nasional, namun pada saat penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional pertama (PON I) yang diadakan di Solo pada tahun 1948 permainan bola basket telah dimainkan untuk pertama kalinya ditingkat nasional serta mendapat sambutan yang cukup meriah, baik dari segi penonton maupun dari pesertanya sendiri.
Kemudian Tiga tahun setelah itu, pada tanggal 23 Okober 1951, “Persatuan Basketball Seluruh Indonesia” di bentuk dan kemudian pada tahun 1955, karena adanya penyempurnaan nama sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia maka organisasi bola basket tersebut berganti nama menjadi “Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia” (Perbasi). Perbasi mulai diterima menjadi anggota FIBA (the International Basketball Federation atau Federasi Bola Basket Internasional) pada tahun 1953 dan setahun setelahnya, untuk pertama kalinya Indonesia mengirimkan tim basket di ajang Asian Games Manila pada saat intu.
Pada tanggal 3 April 1982 merupakan tanggal bersejarah bagi dunia bola basket di Indonesia. Karena, pada hari itu, pertandingan antara klub Rajawali Jakarta menghadapi Semangat Sinar Surya Yogyakarta menandai dimulainya Kompetisi Bola Basket Utama (Kobatama) yang pertama kalinya sekaligus merupakan sebagai langkah awal dari sejarah panjang kompetisi klub-klub papan atas di yang ada di Indonesia. Klub bola basket Indonesia Muda Jakarta mencatatkan diri sebagai klub pertama yang meraih gelar bergengsi kejuaraan Kobatama tersebut.
Terakhir, setelah mengalami pasang surut selama hampir 30 tahun lamanya, dalam beberapa tahun terakhir ini olahraga permainan bola basket berkembang begitu pesat. Hal ini diawali oleh penyelenggaran Deteksi Basketball League (DBL) yang dikemas dengan sangat menarik sehingga mampu memberikan warna tersendiri dalam kompetisi tingkat pelajar di Indonesia, dan makin maraknya kompetisi tingkat pelajar ditiap-tiap daerah membuat makin tingginya prestise pertandingan ditingkat pelajar Indonesia.
Kemudian disusul dengan bangkitnya liga profesional basket putra yang pada awalnya dikenal dengan nama Kobatama yang sekarang menjadi National Basketball League (NBL) Indonesia dan juga liga profesional basket putri yang sekarang dikenal dengan Women’s National Basketball League (WNBL). Namun, tidak lupa juga kompetisi reguler dari Perbasi yang masih rutin diadakan, baik tingkat kejurnas kelompok umur, antar klub, antar pengprov, Libamanas, dan sebagainya kian membuat suasana kompetisi bola basket di Indonesia tetap terjaga kemeriahannya. Nah, itulah ringkasan singkat tentang Sejarah Perkembangan Bola Basket Di Indonesia yang dapat penulis uraikan. Semoga bermanfaat!!